Myeongokheon, Damyang: Air dan Paviliun di Balik Bunga Musim Panas
Jelajahi dua kolam, aliran air, sejarah keluarga, serta ruang dan lantai paviliun Myeongokheon, dengan panduan musim, rute satu jam, dan transportasi Damyang.
Jelajahi dua kolam, aliran air, sejarah keluarga, serta ruang dan lantai paviliun Myeongokheon, dengan panduan musim, rute satu jam, dan transportasi Damyang.
Hubungkan taman, studio yang dipulihkan, rumah beratap jerami, dan galeri untuk mengenal Heo Ryeon serta keturunannya, membaca lukisan, dan menyiapkan kunjungan yang tenang.
Kenali penopang atap, ukiran bertema laut, dan arhat di Mihwangsa, disertai panduan pemugaran terbaru, lukisan upacara, pemesanan Templestay, dan jalur Dalma.
Panduan mengamati hutan, Daeungbojeon, mural Avalokiteshvara, lonceng Goryeo, dan kehidupan kuil, lengkap dengan urutan kunjungan, transportasi, dan persiapan musim.
Mengenal gereja yang selesai dibangun pada 1907, perjalanan pulang Kim Dae-geon, Paviliun Manggeumjeong, serta informasi misa dan kunjungan yang menghormati kegiatan umat.
Kenali kehidupan dan puisi Kim Yeongnang melalui halaman, tempayan, peoni, dan pohon kesemek, lalu hubungkan rumahnya dengan museum kelompok sastra serta Taman Peoni Dunia.
Kenali alas dan atap pagoda, peninggalan Goryeo, Museum Chungju, serta Tangeumho dengan panduan rute, transportasi, dan aksesibilitas yang praktis.
Pilih jalur ekologi 1,5 km atau perjalanan ke Keunjigeuri Oreum, kenali lanskap Gotjawal, lalu bedakan rencana kunjungan, museum, menginap, dan berkemah.
Jelajahi bentuk batu dan cerita pesisir Chogok, dari pelabuhan nelayan hingga jembatan berlantai transparan, dengan jam musiman, pembatasan di ujung jalur, serta rencana perjalanan pulang-pergi.
Ikuti jalur 1,5 km melewati Sesimgyo dan dek kayu menuju mata air batu kapur, aliran berlumut, serta panduan akses dan lanskap air lain di Taebaek.